NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara menegaskan keterlibatan penuh dalam penanganan kebakaran besar yang melanda Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan.
“Kami bertugas mendampingi BPBD setempat dalam pengelolaan posko darurat, pemulihan pasca bencana, hingga penyaluran bantuan agar berjalan optimal,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, pekan ini.
Sejak Bupati Nunukan menetapkan status tanggap darurat, BPBD Kaltara langsung mengirimkan tim satuan tugas (satgas) ke lokasi bencana. Tim dipimpin Koordinator Lapangan Satgas BPBD Kaltara, Asnawi A, untuk membantu penanganan darurat di lapangan.
Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltara, Rony Haryanto, mengatakan tim sudah tiba di Mansalong dan memastikan operasional posko darurat berjalan.
“Dampak kebakaran cukup besar, tercatat 59 kepala keluarga mengungsi. Kami berperan mendampingi posko, menyalurkan bantuan, serta memastikan koordinasi berjalan efektif,” ujarnya.
Kebakaran yang terjadi pada Minggu dini hari itu menghanguskan puluhan rumah warga. Upaya penanganan darurat kini difokuskan pada kebutuhan pengungsi serta pemulihan kondisi pasca bencana.










