TANJUNG SELOR – Unit Pelaksana Teknis Daerah Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (UPTD TIKP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara terus mengintensifkan kegiatan pengembangan konten digital sejak Juli hingga September tahun ini. Program tersebut menyasar para guru di satuan pendidikan khusus, SMA, dan SMK di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Kepala UPTD TIKP Kaltara, Khairunisa Maharani, S.Pd., mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi.
“Kami ingin para guru di Kaltara semakin siap dan percaya diri dalam mengembangkan konten pembelajaran digital,” ujarnya.
Setiap pelatihan, kata Khairunisa, selalu menghadirkan narasumber yang inspiratif dan relevan dengan perkembangan terkini dunia digital.
“Kami menghadirkan pemateri yang memahami tren teknologi dan mampu memberikan contoh konkret penerapannya di kelas,” tuturnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada kreativitas dan inovasi guru dalam mengelola materi pembelajaran.
“Konten digital bukan sekadar alat bantu, tetapi bisa menjadi sarana untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi siswa,” kata Khairunisa.
Menurutnya, antusiasme guru terhadap program ini cukup tinggi. Beberapa di antaranya bahkan sudah mampu menghasilkan karya digital sederhana yang siap diterapkan di sekolah.
“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, guru-guru bisa terus berinovasi dan menularkan semangat digitalisasi pendidikan di lingkungan masing-masing,” ucapnya.










