Nunukan dan Jepang Lanjutkan Pembahasan Proyek Pembangkit Listrik Hibrid PLTS-PLTBm

banner 728x90

NUNUKAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Nunukan menggelar pertemuan teknis lanjutan terkait proyek pembangunan Pembangkit Listrik Hibrid (PLTS dan PLTBm) dengan KRAFTIA CORPORATION. Perusahaan asal Kyushu, Jepang, yang bergerak di bidang pengembangan teknologi ramah lingkungan tersebut, hadir dalam pertemuan yang digelar di lantai 1 Kantor Bupati Nunukan, Selasa (3/11/2025).

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari diskusi yang telah dimulai sejak September 2025 untuk membicarakan progres proyek. KRAFTIA CORPORATION, yang memiliki visi menjadi pionir dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik melalui teknologi, memaparkan kemajuan kegiatan pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan PLTBm (Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa) di Kabupaten Nunukan.

banner 728x90

Proyek energi terbarukan ini adalah inisiatif Pemerintah Jepang yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan melibatkan PLN Nunukan. Pendanaan proyek besar ini didukung oleh NEDO (New Energy and Industrial Technology Development Organization), salah satu perusahaan besar di Jepang.

Rencananya, proyek pembangunan pembangkit listrik hibrid ini akan berlokasi di daerah Tanjung Harapan, Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan.

Pertemuan lanjutan ini dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Raden Iwan Kurniawan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Juni Mardiansyah, dan Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Muhammad Amin, serta perwakilan dari KRAFTIA CORPORATION beserta rombongan dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kolaborasi ini menandakan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk memanfaatkan teknologi energi terbarukan guna mendukung pembangunan daerah dan menyediakan listrik yang ramah lingkungan bagi masyarakat.

banner 728x90
Baca Juga:  Nunukan Lepas Kontingen Paduan Suara untuk Parade Musik Gerejawi Kaltara, Persiapan Menuju Pesparawi Nasional XIV 2026