Pemkab Nunukan Dorong Penataan Transportasi Logistik Terpadu untuk Perkuat Ekonomi Perbatasan

banner 728x90

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sedang memprioritaskan penataan ulang sistem transportasi logistik di wilayah perbatasan. Langkah ini diambil untuk mempermudah akses, meningkatkan efisiensi mobilisasi barang dan orang, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di daerah perbatasan yang strategis.

Strategi utama yang diusulkan oleh Pemkab adalah menghadirkan dermaga Transportasi Logistik terpadu dan terintegrasi. Dermaga ini direncanakan menjadi pusat aktivitas bongkar muat, menggantikan sistem saat ini di mana aktivitas logistik masih tersebar di berbagai titik.

banner 728x90

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan, Robby Nahak Serang, menjelaskan bahwa gagasan ini berasal dari Bupati Nunukan, Irwan Sabri, sebagai program jangka panjang. Tujuannya adalah menata dan mengelola aktivitas bongkar muat menjadi lebih baik.

“Dengan posisi dermaga-dermaga yang cukup dekat, sangat memungkinkan untuk dijadikan satu kawasan terpadu yang bukan hanya efisien, tetapi juga mendukung koordinasi mobilitas barang,” ujar Robby pada Minggu (16/11/2025).

Robby mengakui bahwa selama ini arus logistik di Nunukan berjalan tanpa sistem yang terstruktur. Penyebaran aktivitas bongkar muat di berbagai titik dinilai menghambat kelancaran distribusi, memengaruhi aspek keamanan, dan stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jika pusat aktivitasnya tersebar, otomatis arus logistik tidak optimal. Karena itu diperlukan satu pusat dermaga terpadu yang bisa menopang pertumbuhan ekonomi jangka menengah,” jelasnya.

Sebelum sistem dermaga terpadu diberlakukan penuh, Pemkab Nunukan akan mengambil langkah jangka pendek dengan memperketat pengawasan aktivitas mobilisasi barang dan orang. Langkah pengawasan ini dinilai sebagai fondasi awal untuk penataan sistem logistik yang lebih besar.

“Ini arahan langsung Bupati. Pengawasan harus diperkuat terlebih dahulu untuk solusi jangka pendek, sebelum masuk ke jangka menengah dan panjang dengan menghadirkan penerapan dermaga terpadu dan terintegrasi,” tambah Robby.

Baca Juga:  Konsep "Kamus Perbatasan", Wabup Hermanus Tegaskan Master Plan Pembangunan Nunukan Berdasarkan Karakteristik Wilayah

Bupati Nunukan juga menekankan bahwa penataan ini bukan hanya soal efisiensi pelayaran. Ini juga merupakan bagian integral dari upaya memperkuat peran Nunukan sebagai gerbang perbatasan yang strategis, yang harus mampu menyokong pertumbuhan ekonomi regional dan memperkuat keamanan wilayah.

Robby mengungkapkan bahwa wacana pembangunan dermaga logistik terpadu ini telah memasuki tahap kajian awal. Hasil kajian ini rencananya akan segera dipresentasikan langsung oleh Bupati Nunukan kepada sejumlah kementerian terkait di Pemerintah Pusat.

Pemkab Nunukan berharap besar agar dukungan dari Pemerintah Pusat dapat mempercepat realisasi kawasan dermaga logistik terpadu ini sebagai salah satu proyek strategis perbatasan.

“Harapan kita, kajian ini bisa segera ditindaklanjuti dan mendapat perhatian kementerian, agar penataan bisa segera direalisasikan demi pembangunan ekonomi masyarakat Nunukan,” tutupnya.

banner 728x90