TANJUNG SELOR – Musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat menuai keprihatinan luas. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Ir. Yosua Batara Payangan, menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana yang merenggut banyak korban jiwa tersebut.
“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Dinas ESDM Kaltara, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada saudara-saudara kita di Sumatera. Banyak korban terdampak, dan ini menjadi duka kita bersama,” ujar Yosua di Tanjung Selor.
Yosua turut mendoakan agar para korban selamat dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam menghadapi masa sulit ini.
Selain menyampaikan belasungkawa, Yosua juga mengajak masyarakat Kalimantan Utara untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai langkah mitigasi bencana.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Upaya ini penting agar potensi bencana dapat ditekan sejak dini,” tegasnya.
Ia mengingatkan, saat ini sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Utara, tengah berada pada puncak musim hujan. Intensitas curah hujan yang tergolong sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Kaltara berpotensi memicu bencana hidrometeorologi dan gangguan geologis.
Dinas ESDM Kaltara pun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Kondisi cuaca saat ini cukup menantang. Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai, agar tetap waspada karena intensitas hujan di Kaltara masih tinggi,” pungkas Yosua.










