Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Nasional atas Tingginya Belanja Produk UMK

banner 728x90

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) meraih penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi dengan Persentase Transaksi Belanja Produk Usaha Mikro Kecil (UMK) Terbesar Tahun 2025 pada ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 yang berlangsung di Gedung Smesco Indonesia, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (5/5).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., menerima penghargaan tersebut mewakili Gubernur Kaltara. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemprov Kaltara dalam mendorong penggunaan produk lokal melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.

banner 728x90

Denny menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari optimalisasi sistem e-Purchasing yang memungkinkan perangkat daerah lebih banyak memanfaatkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam berbagai kebutuhan pengadaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian UMKM atas penghargaan ini. Pemprov Kaltara berhasil mencatat realisasi belanja produk dalam negeri dari pelaku UMK sekitar 85 persen,” ujar Denny.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM lokal. Pemprov Kaltara secara konsisten mendorong penggunaan produk hasil usaha masyarakat agar mampu berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Denny menegaskan bahwa tingginya persentase belanja produk UMK bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti konkret dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di Kalimantan Utara.

Meski demikian, ia menilai pengembangan UMKM membutuhkan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM.

“Selain terus mengembangkan UMKM di daerah, kami juga berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat agar pelaku usaha semakin maju dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” katanya.

Baca Juga:  BPBD Kaltara Dorong Optimalisasi Standar Pelayanan Minimal Bencana: Pastikan Hak Masyarakat Terlindungi

Denny berharap penghargaan yang diraih Pemprov Kaltara dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan penggunaan produk lokal dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, koperasi, dan sektor ekonomi kreatif yang dilaksanakan secara transparan, efektif, dan efisien.

Dengan penghargaan ini, Pemprov Kaltara optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku UMKM akan semakin kuat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 728x90