Wagub Ingkong Dorong Kaltara Jadi Gerbang Ekspor Langsung Komoditas Unggulan ke Pasar Global

banner 728x90

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong penguatan jalur ekspor langsung komoditas unggulan daerah guna meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperluas akses pasar internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Membangun Kaltara Bersama dengan Peningkatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan melalui Laut dan Udara” di Sri Tower Tarakan, Rabu (13/5).

banner 728x90

Dalam sambutannya, Ingkong mengapresiasi penyelenggaraan forum tersebut yang dinilai menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan sektor ekspor daerah.

“Kaltara tidak boleh hanya menjadi pemasok bahan mentah. Kita harus fokus pada hilirisasi dan ekspor langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ingkong.

Ia menegaskan, posisi strategis Kaltara sebagai gerbang utara Indonesia harus dimanfaatkan untuk membangun daerah sebagai pusat produksi sekaligus pintu ekspor yang mampu bersaing di tingkat global.

Menurutnya, pengembangan hilirisasi industri, peningkatan nilai tambah komoditas, serta pembukaan akses pasar internasional merupakan langkah penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, Ingkong mendorong seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun rantai pasok dan sistem logistik yang mampu mendukung kelancaran aktivitas ekspor dari Kaltara.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian dalam forum tersebut adalah keberhasilan ekspor langsung komoditas perikanan unggulan berupa fresh pomfret fish atau ikan bawal segar dan daggertooth pike conger atau ikan malong dari Tarakan menuju Hong Kong.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa komoditas perikanan Kaltara memiliki daya saing dan peluang besar untuk menembus pasar internasional secara langsung tanpa harus melalui daerah lain.

Atas capaian itu, Pemprov Kaltara memberikan apresiasi kepada Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kaltara yang dinilai berperan penting dalam menjaga mutu, keamanan, dan kelayakan produk ekspor daerah.

Baca Juga:  Pemprov Lakukan Evaluasi SAKIP Bersama KemenPAN-RB

Ingkong juga meminta agar pelayanan ekspor dan karantina terus ditingkatkan melalui sistem yang lebih cepat, transparan, efektif, dan efisien sehingga mampu mendukung peningkatan volume ekspor dari Bumi Benuanta.

“FGD ini harus menjadi ruang bersama untuk melahirkan solusi nyata dalam mempercepat jalur ekspor langsung dari Bumi Benuanta,” pungkasnya.

Melalui forum tersebut, Pemprov Kaltara berharap berbagai hambatan dalam proses ekspor dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama sehingga peluang pasar global bagi komoditas unggulan daerah semakin terbuka lebar.

banner 728x90