Antisipasi Serangan Siber, Pemprov Kaltara Gandeng Peris.ai Cybersecurity

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Di tengah meningkatnya ancaman serangan siber terhadap sistem pemerintahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat kapasitas pertahanan digital melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi keamanan siber.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Tools Keamanan Siber yang diselenggarakan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kaltara bersama mitra strategis Peris.ai Cybersecurity. Kegiatan tersebut dibuka Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Senin (17/5).

banner 728x90

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir dalam mendukung penguatan keamanan informasi di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Saya menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah dibangun selama ini dalam membantu menjaga keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara,” ujarnya.

Ia menjelaskan perkembangan ancaman siber yang semakin kompleks menuntut setiap instansi pemerintah untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam melindungi data serta sistem elektronik pemerintahan.

Menurutnya, berbagai perangkat keamanan seperti Extended Detection and Response (XDR), Network Detection and Response (NDR), Attack Surface Management (ASM), hingga Endpoint Detection and Response (EDR) memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi ancaman dan menutup celah keamanan yang dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Meski demikian, Iskandar menegaskan bahwa keberhasilan sistem keamanan siber tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kemampuan personel yang mengoperasikan dan mengelolanya.

“Secanggih apa pun teknologinya, hasilnya tetap bergantung pada personel yang mengelola. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi hal penting agar keamanan data dan informasi daerah tetap terjaga,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai sarana meningkatkan pengetahuan sekaligus forum untuk bertukar pengalaman dan membahas berbagai kendala teknis yang dihadapi selama menjalankan tugas.

Baca Juga:  Peringatan Hari Ibu ke-96, Dorong Peranan Perempuan Dalam Pembangunan Kaltara

“Khusus tim teknis, manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai tantangan, sehingga sistem pertahanan siber kita semakin kuat,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, tim teknis Persandian dan Aptika DKISP Kaltara diharapkan mampu mengoptimalkan pengoperasian sistem keamanan digital guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik yang aman, andal, dan akuntabel.

banner 728x90