BPBD Kaltara Miliki Peran Kunci dalam Penanggulangan Bencana

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara, Andi Amriampa, menjelaskan bahwa lembaganya memegang tiga peran utama dalam penanggulangan bencana: sebagai komando, koordinator, dan pelaksana.

“Peran komando berada di bawah kewenangan Sekretaris Daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Andi di Tanjung Selor pada pekan ini.

banner 728x90

Menurut dia, fungsi komando menjadi kunci dalam memastikan arah penanganan bencana berjalan sesuai rencana. “Peran komando sangat penting untuk memastikan respons bencana berjalan terarah dan efektif,” ujarnya.

Selain komando, BPBD juga berfungsi sebagai koordinator yang menjembatani berbagai pihak dalam satu sistem penanganan bencana. “BPBD harus bisa menghubungkan dan menyelaraskan kerja instansi lain, termasuk TNI, Polri, maupun organisasi masyarakat,” tutur Andi.

Adapun fungsi pelaksana melekat langsung pada tim BPBD di lapangan. “Kami bertugas melaksanakan operasi teknis penanggulangan bencana, mulai dari evakuasi, logistik, hingga pemulihan darurat,” kata dia.

Dengan tiga peran tersebut, Andi berharap koordinasi penanganan bencana di Kaltara bisa semakin terintegrasi. “Kalau ketiga fungsi ini berjalan seimbang, maka penanganan bencana tidak akan tumpang tindih,” ucapnya.

banner 728x90
Baca Juga:  Pemprov Kaltara dan Bank Indonesia Gelar High Level Meeting TP2DD Wilayah Kalimantan Utara