BPBD Kaltara: Mitigasi Bencana Bukan Hanya Fisik, Tapi Juga Membangun Ketangguhan Masyarakat

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Mitigasi bencana menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dan meminimalkan dampak buruk terhadap masyarakat. Upaya ini tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga penyadaran serta peningkatan kemampuan masyarakat menghadapi ancaman bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, mengatakan mitigasi bencana adalah bagian dari upaya menekan kemungkinan terjadinya kerugian besar akibat bencana.

banner 728x90

“Mitigasi bencana adalah ikhtiar untuk mengurangi risiko, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran masyarakat,” ujarnya (24/9).

Menurut Andi, mitigasi tidak hanya soal pencegahan, melainkan juga membentuk ketangguhan sosial.

“Ketangguhan itu tercermin dari pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental masyarakat dalam menghadapi serta memulihkan diri pascabencana,” katanya.

Ia menjelaskan, melalui mitigasi, potensi kerugian dapat ditekan seminimal mungkin. Hal ini mencakup kerugian ekonomi, kerusakan infrastruktur, maupun kerugian sosial.

“Perencanaan pembangunan harus berperspektif risiko bencana agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari,” tutur Andi.

Andi juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan. Menurutnya, masyarakat yang tangguh adalah mereka yang mampu tetap tenang dan bangkit kembali setelah dilanda bencana.

“Membangun ketangguhan artinya membentuk masyarakat yang siap, tidak panik, dan bisa kembali pulih setelah terkena bencana,” ucapnya.

banner 728x90
Baca Juga:  Tingkatkan Imunisasi Melalui IPV2 Menuju Bebas Polio 2026