Dinas ESDM Kaltara Arahkan Dana PPM Perusahaan untuk Listriki UMKM di Perbatasan

banner 728x90

BULUNGAN – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta perusahaan di sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) untuk lebih maksimal dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan, menegaskan bahwa penyaluran dana PPM harus sejalan dengan prioritas pemerintah daerah, terutama dalam mengatasi masalah desa-desa yang belum teraliri listrik di wilayah perbatasan dan pedalaman.

banner 728x90

“PPM harus sinkron dengan program kami. Saat ini masih banyak desa di perbatasan yang belum berlistrik. Ini menjadi fokus utama,” ujar Yosua.

Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, yang menekankan bahwa kehadiran listrik bukan sekadar alat penerangan, melainkan investasi untuk masa depan dan penggerak ekonomi.

Yosua menjelaskan, perusahaan MBLB kini diarahkan untuk membangun infrastruktur energi secara mandiri guna mendukung geliat UMKM di desa terpencil.

“Kami mengarahkan program PPM untuk mendukung UMKM di pedalaman. Perusahaan bisa berkontribusi dengan menyiapkan pembangkit listriknya agar usaha warga bisa berjalan,” jelasnya.

Beberapa keberhasilan program ini sudah mulai terlihat di lapangan. Di Desa Linsayung, Kecamatan Lumbis Ogong, sebuah perusahaan telah menyediakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) lengkap dengan mesin jahit listrik. Fasilitas ini digunakan warga untuk memproduksi kerajinan kombinasi rotan dan kulit.

Strategi serupa akan segera diterapkan di Desa Tagul, Kecamatan Sembakung. Di sana, bantuan akan difokuskan pada pengolahan madu hutan yang melimpah. “Masyarakat ingin mengolah madu agar kadar airnya berkurang sehingga nilai jualnya lebih tinggi. Perusahaan akan hadir untuk memfasilitasi kebutuhan energi (mesin pengolah) dalam proses produksinya,” tambah Yosua.

Dinas ESDM berharap seluruh perusahaan sektor MBLB memegang teguh komitmen yang telah ditandatangani dalam program Panggung Energi Untuk Negeri. Komitmen tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan janji di hadapan masyarakat Kaltara untuk membangun daerah secara inklusif.

Baca Juga:  Kaltara Ditetapkan dalam Masterplan Hilirisasi Nasional, Menteri Bahlil: KIHI dan PLTA Jadi Kunci Ekonomi Masa Depan

“Optimalkan sasaran program PPM sesuai komitmen bersama. Kita ingin kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga sekitar,” pungkasnya.

banner 728x90