Disdikbud Kaltara Evaluasi Distribusi Program Makan Bergizi Gratis

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil setelah dua pelajar SMAN 1 Tanjung Selor sempat dilarikan ke rumah sakit usai mengonsumsi makanan dari program tersebut, Selasa (23/9).

Plt Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin, mengatakan evaluasi akan mencakup seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari pengolahan di dapur hingga proses penyajian kepada siswa.

banner 728x90

“Harus ada perbaikan sistem, dari dapur penyedia, jam pengantaran, sampai distribusi ke sekolah. Semua tahap perlu diperketat,” ujarnya.

Ia memastikan kedua siswa yang sebelumnya dirawat telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Senin sore. “Alhamdulillah, kondisi keduanya sudah membaik,” kata Hasanuddin.

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis tetap penting bagi pemenuhan gizi peserta didik, namun pelaksanaannya harus menjamin keamanan dan kualitas makanan.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari,” tambahnya.

Pihak sekolah bersama tim kesehatan daerah juga telah mengambil langkah pemeriksaan lanjutan terhadap sampel makanan untuk memastikan penyebab insiden tersebut.

banner 728x90
Baca Juga:  Tekan Angka Stunting, Kerjasama Pemerintah dan Stakeholders jadi Kunci Sukses