IRB Menurun, BPBD Kaltara Ingatkan Masyarakat Jangan Terlena!

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Utara (Kaltara), Andi Amriampa, mengingatkan agar penurunan Indeks Risiko Bencana di wilayahnya tidak membuat masyarakat terlena. Menurutnya, capaian tersebut justru harus menjadi pemicu untuk memperkuat kesiapsiagaan.

Sebagaimana diketahui, Indeks Risiko Bencana Kaltara tahun 2024 tercatat menurun dari 148,16 menjadi 131,84. Meski angka ini menunjukkan tren positif, BPBD menilai masyarakat tetap harus waspada terhadap potensi bencana.

banner 728x90

“Capaian ini jangan sampai membuat kita lengah,” kata Andi Amriampa.

Data BPBD menunjukkan, sepanjang tahun lalu terjadi 267 kejadian bencana di Kaltara. Jenis bencana yang dominan meliputi banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Angka kejadian ini membuktikan ancaman bencana masih nyata,” ujarnya.

Menurut Andi, upaya menekan dampak bencana membutuhkan kolaborasi yang kuat antarinstansi dan masyarakat. Edukasi serta latihan kesiapsiagaan disebutnya harus terus digalakkan.

“Pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah,” tuturnya.

Ia menambahkan, perubahan iklim berpotensi memperbesar risiko bencana di masa mendatang. Kondisi cuaca ekstrem disebut bisa muncul sewaktu-waktu dan berdampak luas.

“Kita harus siap menghadapi situasi yang bisa berubah cepat,” kata Andi.

banner 728x90
Baca Juga:  Gubernur Resmikan Kantor Kas BRI di RSUD dr.H.Jusuf SK