Kaltara Bentuk Tim Jitupasna, BPBD Dorong Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana yang Akurat

banner 728x90

TARAKAN – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara, Andi Amriampa, menekankan pentingnya keberadaan Tim Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) dalam setiap proses penanganan bencana di daerah.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber utama dalam rapat pembahasan Surat Keputusan (SK) Tim Jitupasna dan Tim Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) yang berlangsung di Kantor Wali Kota Tarakan, Selasa, 23 September 2025.

banner 728x90

Menurut Andi, pembentukan tim ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendasar untuk memastikan penanganan pasca bencana berjalan sesuai data lapangan.

“Tim Jitupasna adalah garda terdepan yang melakukan kajian cepat dan mendalam terhadap kerusakan, kerugian, dan kebutuhan pasca bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, data yang dikumpulkan tim akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun rencana pemulihan.

“Tanpa data yang valid, sulit bagi pemerintah untuk merancang langkah rehabilitasi dan rekonstruksi yang tepat,” kata Andi.

Andi juga menekankan perlunya keterpaduan antara tim teknis dengan pemerintah daerah agar hasil kajian bisa segera ditindaklanjuti.

“Kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan agar hasil Jitupasna tidak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar diterapkan di lapangan,” ucapnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa kualitas data menentukan efisiensi penggunaan anggaran pemulihan pasca bencana.

“Dengan data yang terukur, kita bisa memastikan setiap rupiah anggaran dialokasikan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak,” tutur Andi.

banner 728x90
Baca Juga:  Pemprov Kaltara Paparkan Peta Rawan Konflik