Kecamatan Ujung Tombak Penanggulangan Bencana, BPBD Kaltara Dorong Penguatan Kapasitas Lokal

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara, Andi Amriampa, menekankan pentingnya peran kecamatan dalam membangun ketangguhan bencana berbasis lokal. Menurutnya, kecamatan memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan ketika bencana terjadi.

“Kecamatan adalah ujung tombak yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Karena itu kapasitasnya harus diperkuat,” kata Andi.

banner 728x90

Ia menjelaskan, pendekatan lokal menjadi kunci untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor maupun lintas tingkatan pemerintahan. Dengan cara ini, penanganan bencana tidak hanya bertumpu pada pemerintah provinsi atau kabupaten, tetapi juga menyentuh lapisan paling dekat dengan warga.

“Kita tidak bisa lagi bekerja sendiri. Sinergi antarinstansi dan pemerintah di semua level menjadi syarat agar penanggulangan bencana berjalan efektif,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut didukung Pemerintah Australia melalui Program Siap Siaga, sebuah kemitraan strategis antara Indonesia dan Australia dalam penguatan sistem penanggulangan bencana. Dukungan ini, menurut Andi, menjadi momentum untuk memperluas kapasitas daerah.

“Kolaborasi internasional ini membantu pemerintah daerah menyusun strategi penanggulangan bencana yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” tutur Andi.

Ia menambahkan, keberadaan program ini diharapkan mampu mendorong kesiapsiagaan yang tidak hanya berhenti pada aspek administratif, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah membangun ketangguhan masyarakat, sehingga ketika bencana datang, mereka lebih siap dan tidak mudah terpuruk,” kata Andi menegaskan.

banner 728x90
Baca Juga:  Gubernur Kaltara Serukan Perubahan Paradigma Tata Kelola Migas: Daerah Penghasil Bukan Sekadar Penonton