Kecelakaan Laut di Nunukan: Speed Boat Terbelah Dua, Satu Orang Tewas

banner 728x90

NUNUKAN – Sebuah kecelakaan laut maut terjadi di perairan depan Pangkalan Tradisional Haji Putri, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (28/7/2025) sekitar pukul 14.20 WITA. Dua unit speed boat bertabrakan hebat, mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Insiden ini melibatkan Speed Boat Borneo bermesin ganda 200 Pk milik warga Tarakan dan sebuah speed boat kecil bermesin 40 Pk yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Rexsi. Saat kejadian, speed boat kecil itu membawa satu penumpang perempuan dan tengah menuju Pangkalan Haji Putri.

banner 728x90

Benturan keras menyebabkan speed boat kecil tersebut terbelah dua. Motorisnya, Rexsi, tewas seketika di lokasi, sementara penumpang perempuan yang bersamanya berhasil diselamatkan oleh tim SAR dan warga sekitar.

Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, tabrakan terjadi hanya beberapa menit setelah Speed Boat Borneo bertolak dari Pelabuhan PLBL Liem Hie Djung di Nunukan.

“Akibat kecelakaan laut tersebut, speed dengan mesin 40 Pk terbelah dua, dan motorisnya meninggal dunia,” jelas Letkol Primayantha dalam pernyataan tertulisnya kepada media.

Speed Boat Borneo diketahui tengah membawa barang kargo dengan tujuan Pelabuhan Sei Nyamukdi Pulau Sebatik. Kapal tersebut dikemudikan oleh Sabir, dengan dua anak buah kapal (ABK), yakni Aslan dan Roy. Ketiganya dilaporkan selamat dan kini sedang dalam proses pemeriksaan oleh aparat berwenang.

Setelah menerima laporan, personel TNI AL dari Pos Pengamatan Pelabuhan Tunon Taka segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pencarian dan evakuasi.

“Petugas kami menyiapkan speed boat untuk memberikan bantuan dan bersama masyarakat sekitar melaksanakan SAR terhadap korban dan speed boat 40 Pk,” ujar Danlanal.

Baca Juga:  Wabup Hermanus Ingatkan Pemuda Melek Tantangan Global dan Peluang Lokal

Hingga berita ini ditulis, jenazah korban telah dievakuasi ke fasilitas medis terdekat. Sementara itu, puing-puing speed boat masih dalam pencarian dan pengamanan oleh petugas di lapangan.

Pihak TNI AL menyampaikan bahwa laporan lengkap hasil investigasi akan segera dipublikasikan. Mereka juga mengimbau seluruh pengguna transportasi laut agar lebih berhati-hati dan selalu mematuhi jalur pelayaran resmi demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

banner 728x90