Kolaborasi SKK Migas dan JOB Simenggaris: Program SIRAM Hadir di Desa Tepian, Nunukan

banner 728x90

NUNUKAN – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) JOB Pertamina–Medco E&P Simenggaris (JOB Simenggaris) meluncurkan Program Sanitasi Inovatif Ramah untuk Masyarakat (SIRAM) di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan.

Seremoni program Corporate Social Responsibility (CSR) ini digelar pada Jumat (28/11/2025) dan dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Juni Mardiansyah, A.P, yang mewakili Bupati Nunukan.

banner 728x90

Turut hadir Perwakilan SKK Migas Analis Senior Departemen Formalitas dan Komunikasi Kalimantan Sulawesi, Andi Irmawati, manajemen JOB Simenggaris, Camat Sembakung, Kepala Desa Tepian, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Utara Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutan yang dibacakan, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada JOB Pertamina–Medco E&P Simenggaris atas kontribusi nyata dalam bentuk bantuan sarana sanitasi untuk warga Desa Tepian.

“Program sanitasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan dukungan penuh terhadap program pemerintah Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS),” ujar Juni Mardiansyah.

Pada tahun 2025, perusahaan menyalurkan 30 unit bio septic tank dan kloset kepada warga. Bupati berharap bantuan ini tidak hanya memperkuat kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung operasional perusahaan jangka panjang.

“Jika ada lowongan kerja, kami berharap perusahaan dapat memberi kesempatan lebih dulu kepada masyarakat lokal. Ini penting agar masyarakat juga merasa memiliki dan ikut menjaga keberlangsungan kegiatan perusahaan,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti Desa Tepian yang kaya sumber daya alam namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan warga. Ia meminta agar program CSR ke depan dapat ditingkatkan dan mencakup sektor-sektor lain demi peningkatan kesejahteraan warga.

Pada kesempatan yang sama, Juni Mardiansyah menyampaikan dua informasi penting lainnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat:

  1. Harga LPG 3 Kg Tinggi: Pemerintah Kabupaten tengah berupaya mengatasi harga LPG 3 kg di Desa Tepian yang mencapai Rp 90.000, yang disebabkan pasokan berasal dari luar daerah seperti Tarakan. Pemkab Nunukan telah mengusulkan tambahan kuota LPG bersubsidi sebesar 3.833 metrik ton agar harga di tingkat desa bisa turun dan UMKM dapat bersaing.

  2. Pembangunan Jalan Atap Sembakung: Proses pembangunan jalan ini sedang berjalan. Identifikasi perusahaan yang lahannya akan dilewati sedang dilakukan. Perencanaan ditargetkan dapat disusun pada tahun 2027, disesuaikan dengan kemampuan APBD. “Jika jalan ini selesai, dampaknya besar bukan hanya untuk warga Tepian, tetapi juga untuk wilayah sekitar hingga Tanggul dan Atap,” jelasnya.

Perwakilan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris, Dennie Junaidi Dharma, menjelaskan bahwa Program SIRAM dirancang untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat secara komprehensif.

“Program ini mencakup penyediaan fasilitas sanitasi ramah lingkungan (bio septic tank dan pipa), edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pendampingan pengelolaan sanitasi di desa,” katanya. “Kami ingin program ini membawa perubahan positif bagi lingkungan dan kualitas hidup warga Desa Tepian.”

Sementara itu, Perwakilan SKK Migas, Andi Irmawati, menegaskan komitmen industri hulu migas untuk tidak hanya fokus pada ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program CSR yang terukur.

Dukungan juga datang dari Perwakilan Gubernur Kalimantan Utara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P, yang menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi sangat terbuka untuk bekerja sama dengan industri agar keberadaan migas dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Acara seremoni ditutup dengan kunjungan rombongan ke rumah-rumah warga penerima bantuan bio septic tank. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menikmati air kelapa segar di Agrowisata Bumdes Berkah Jaya Tepian, sebuah potensi lokal yang dikelola oleh masyarakat setempat.

banner 728x90
Baca Juga:  Pemkab Nunukan Jamin Stabilitas Harga dan Pasokan Kebutuhan Pokok Jelang Nataru 2026