Korban Meninggal Dunia di KM Lambelu Terima Puluhan Juta Rupiah

PT Pelni Cabang Nunukan Proaktif Bantu Klaim Asuransi dan Pengiriman Jenazah

banner 728x90

NUNUKAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) PELNI Cabang Nunukan bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya salah satu penumpang, almarhumah Karolina Perada Dore, di atas kapal KM Lambelu pada 20 September 2025 lalu. Dari peristiwa tersebut keluarga korban diberikan santunan sebesar Rp 72.500.000 ribu.

Kepala Cabang PT PELNI Nunukan, Sudjito menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban dan memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan cepat dan sesuai prosedur.

banner 728x90

Atas sinergitas dan kolaborasi antar instansi, pihak keluarga korban juga turut diberikan santunan senilai 72.500.000 dari Jasa Raharja Putera Insurance.

“Kami sudah datang langsung ke rumah duka, sekaligus menyampaikan santunan kepada pihak keluarga. Kami juga terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Jasa Raharja Putra, dalam membantu proses klaim asuransi korban,” ujarnya, Senin (6/10/2025) pagi.

Diketahui, almarhumah Karolina meninggal dunia saat berada di atas KM Lambelu. Berdasarkan keterangan suaminya, korban sempat terlihat kelelahan sesaat sebelum keberangkatan. Meski awalnya dalam kondisi baik, sesampainya di ranjang kapal korban langsung terbaring lemah hingga akhirnya meninggal dunia.

“Alhamdulillah saat kejadian kapal belum berangkat, sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat,” jelasnya.

Jenazah kemudian dipulangkan ke daerah asal menggunakan KM Bukit Siguntang pada 23 September 2025 lalu. Dimana Pihak PELNI Nunukan memastikan bantuan logistik dan administrasi pengiriman jenazah difasilitasi penuh.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Nunukan, Saddam Hussein, juga menyampaikan apresiasi kepada PT PELNI atas langkah cepat dan kepedulian kemanusiaan yang ditunjukkan.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kejadian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara PELNI, Jasa Raharja, dan PMI berjalan baik dalam menangani situasi kemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringatan HUT Ke-80 RI, TNI AL Kibarkan Bendera di Ambalat

Saddam menambahkan, dibukanya layanan pengiriman jenazah oleh PT PELNI menjadi langkah penting dalam membantu masyarakat di wilayah perbatasan seperti Nunukan yang sering menjadi daerah transit.

“Nunukan ini wilayah transit, banyak peristiwa kemanusiaan terjadi di sini. Kolaborasi seperti ini membuktikan nilai kemanusiaan masih dijunjung tinggi,” ujarnya.

Pihak keluarga korban turut menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, terutama PT PELNI dan Jasa Raharja, atas kemudahan proses pemulangan serta santunan yang diberikan.

Reporter: Andi Arfan | Editor: Ahmad Albar

banner 728x90