Pelabuhan Perbatasan Nunukan Diperkuat, Pelindo Dukung Pengawasan Terpadu Bea Cukai

banner 728x90

NUNUKAN – Pelindo Regional 4 Nunukan terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi pemerintah dalam mendukung pengawasan kepabeanan dan keamanan kawasan pelabuhan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Manajemen Pelindo Regional 4 Nunukan pada kegiatan Press Release Penindakan Kepabeanan yang diselenggarakan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan di Dermaga Pelabuhan Regional 4 Nunukan, Selasa (4/8/2026).

banner 728x90

Manager Operasi Pelindo Regional 4 Nunukan, Dedi F. Silolongan, mengatakan bahwa kolaborasi lintas instansi merupakan elemen penting dalam menciptakan pelabuhan yang aman, tertib, dan mendukung kelancaran arus logistik, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

“Pelindo Regional 4 Nunukan berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat pengawasan kepabeanan melalui sinergi yang erat dengan Bea Cukai dan seluruh instansi terkait. Sebagai operator pelabuhan, kami memastikan fasilitas dan operasional pelabuhan dapat mendukung kelancaran arus barang sekaligus menjaga aspek keamanan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Dedi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi vertikal di Kabupaten Nunukan, antara lain Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan, Kepala Kepolisian Resor Nunukan, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, Ketua Pengadilan Negeri Nunukan, Komandan Kodim 0911/Nunukan, Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Kav 13 Satya Lembuswana, Kepala BP3MI Kalimantan Utara, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Nunukan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan, Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Komandan Subdenpom VI/3-1 Nunukan, Komandan Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut Nunukan, Komandan Sub Satuan Tugas Badan Intelijen Strategis TNI Wilayah Kalimantan Utara, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tarakan, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Nunukan, Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Nunukan, serta Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Korban Meninggal Dunia di KM Lambelu Terima Puluhan Juta Rupiah

Dalam kesempatan tersebut, pihak Bea Cukai Nunukan memaparkan hasil penindakan terhadap berbagai pelanggaran di bidang kepabeanan sebagai bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat, mengamankan penerimaan negara, serta menjaga kelancaran arus barang sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menurut Dedi, penyelenggaraan kegiatan di Dermaga Pelabuhan Regional 4 Nunukan juga mencerminkan eratnya koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menjaga keamanan kawasan pelabuhan sebagai simpul utama aktivitas logistik di wilayah perbatasan.

“Keberhasilan pengawasan di pelabuhan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang solid antara Pelindo, Bea Cukai, TNI, Polri, KSOP, Imigrasi, Karantina, dan seluruh pemangku kepentingan agar aktivitas logistik berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui sinergi yang semakin kuat antarinstansi, Pelindo Regional 4 Nunukan optimistis pengawasan terhadap lalu lintas barang dan penumpang di kawasan perbatasan akan semakin optimal, sehingga mampu mendukung terciptanya ekosistem logistik yang aman, tertib, efisien, serta berdaya saing dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

banner 728x90