Pendidikan Kunci Utama Bangun Budaya Sadar Bencana di Kaltara

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara, Andi Amriampa, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun budaya sadar bencana.

Ia menyebut peserta didik bukan hanya menjadi objek perlindungan, melainkan juga subjek penting yang dapat menularkan pengetahuan kebencanaan di lingkungannya.

banner 728x90

“Peserta didik bukan hanya objek, tapi juga subjek penting yang bisa menularkan budaya sadar bencana ke lingkungan sekitarnya,” kata Andi di Tanjung Selor (02/09/2025).

Menurut Andi, pembentukan generasi tangguh bencana dapat dilakukan melalui edukasi, sosialisasi, pelatihan, hingga simulasi secara berkelanjutan. Upaya itu diwujudkan lewat program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digelar BPBD Kaltara pada tahun ini.

Program SPAB, ujar Andi, sudah memiliki dasar hukum melalui Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 dan diperkuat dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 36 Tahun 2024. Kehadiran regulasi ini diharapkan membuat penyelenggaraan SPAB di Kaltara lebih terarah dan terkoordinasi.

“Kami mengimbau agar sinergi antar pemangku kepentingan, mulai dari BPBD, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, hingga lembaga masyarakat, dapat terus diperkuat,” ujar Andi.

“Kolaborasi yang baik akan memberikan kontribusi besar dalam membangun kapasitas masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, agar siap menghadapi berbagai potensi bencana,” pungkasnya.

banner 728x90
Baca Juga:  Duta Baca Kaltara Hadir untuk Tingkatkan Literasi dan Wawasan Masyarakat