TANJUNG SELOR – BPBD Kalimantan Utara hadir dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengkajian Kebutuhan Pascabencana di Kota Tarakan, pekan ini. Kegiatan diikuti Tim Jitupasna Kota Tarakan serta BPBD dari kabupaten dan kota di Kaltara.
Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, menegaskan tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas sumber daya manusia di daerah.
“Kami ingin memastikan setiap daerah memiliki SDM yang kompeten dalam melakukan pengkajian pascabencana,” ujarnya.
Andi menjelaskan, pengkajian pascabencana mencakup kerusakan, kerugian, dan kebutuhan pemulihan.
“Proses ini penting agar penanganan pascabencana bisa dilakukan cepat, tepat, terpadu, dan terukur,” katanya.
Ia menambahkan pentingnya akuntabilitas dalam setiap tahap pemulihan.
“Akuntabilitas menjadi kunci agar bantuan dan program pemulihan benar-benar sampai kepada masyarakat terdampak,” ucapnya.
Melalui bimtek ini, ia berharap koordinasi antar-BPBD di Kaltara semakin kuat. “Dengan sinergi yang baik, respon pascabencana akan lebih terukur dan efektif,” tutur Andi.
















