Plt Sekda Nunukan Buka Bimtek Jitupasna, R3P, dan Penguatan TRC BPBD

banner 728x90

NUNUKAN – Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna), Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P), serta Penguatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC). Kegiatan berlangsung di Ruang Diklat BKPSDM Nunukan pada Senin (24/11/2025).

Bimtek tersebut digelar untuk meningkatkan kompetensi petugas BPBD, relawan, dan unsur terkait dalam manajemen kebencanaan—mulai dari pembentukan tim pengkajian pascabencana, penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga penguatan TRC sebagai garda terdepan penanganan darurat.

banner 728x90

Membacakan sambutan tertulis Bupati Nunukan, Iwan Kurniawan menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna memperkuat efektivitas dan efisiensi penanganan risiko bencana di Kabupaten Nunukan. Upaya ini juga dinilai strategis untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai potensi ancaman.

Diketahui, Kabupaten Nunukan memiliki risiko bencana yang cukup tinggi, seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, kebakaran permukiman, hingga bencana sosial. Kondisi geografis serta cuaca yang dinamis menuntut kesiapsiagaan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Menurut Iwan, TRC memegang peran vital sebagai unit pertama yang melakukan respons cepat saat bencana terjadi. Karena itu, kemampuan kaji cepat, koordinasi lapangan, serta penanganan darurat harus sesuai standar yang berlaku.

“Melalui Bimtek Jitupasna dan R3P ini, saya berharap peserta dapat memahami secara menyeluruh tahapan pengkajian risiko, penyusunan laporan kerusakan dan kerugian, serta perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Plt Sekda berpesan agar seluruh peserta menjaga profesionalisme, mengutamakan keselamatan, dan memperkuat koordinasi lintas sektor—baik dengan OPD, relawan, maupun masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menerapkan prinsip cepat, tepat, terpadu, dan akuntabel dalam setiap penanganan bencana.

Baca Juga:  Bupati Irwan Dorong Sinergi Kuat: KONI Nunukan Resmi Dilantik, Targetkan Prestasi di Porprov 2026

“Saya mendukung penuh peningkatan SDM dan penguatan kelembagaan dalam penanggulangan bencana. Dengan tim yang solid dan terlatih, kita dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat,” tutupnya.

banner 728x90