Program Tangkas Desaku Diluncurkan Bertahap Mulai 2026

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara, Andi Amriampa, menjelaskan rencana implementasi program Tangkas Desaku akan berjalan bertahap mulai 2026 hingga 2027.

Tahap awal mencakup penyempurnaan desain program dan sosialisasi peraturan gubernur, sebelum dilanjutkan dengan peluncuran resmi serta implementasi penuh di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara.

banner 728x90

Program ini menitikberatkan pada pemulihan ekonomi lokal, penguatan kewirausahaan berbasis desa, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam membangun ketahanan ekonomi.

“Kami menargetkan Tangkas Desaku mampu mempercepat pemulihan ekonomi desa, memperkuat sinergi dengan koperasi lokal, dan pada akhirnya meningkatkan ketahanan masyarakat menghadapi bencana,” kata Andi, pekan ini.

Menurut dia, Tangkas Desaku sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, yakni mewujudkan fondasi transformasi Kalimantan Utara yang kokoh sebagai beranda depan NKRI, maju, makmur, dan berkelanjutan. Program ini juga masuk dalam misi transformasi ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, BPBD Kaltara akan melibatkan berbagai pihak melalui skema kolaborasi heksaheliks—kerja sama antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat.

“Kolaborasi ini kami pandang penting agar desa tidak hanya mandiri dalam menghadapi bencana, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Andi Amriampa.

banner 728x90
Baca Juga:  Dukung Industri Hijau Terbesar ASEAN, Pembangunan PLTA Mentarang 1.375 MW Terus Dikebut