Ryan Antoni Imbau Masyarakat dan Korporasi Tidak Membuka Lahan Dengan Cara Dibakar

LPADKT Kolaborasi Bersama Polres Nunukan

banner 728x90

NUNUKAN – Menyikapi kondisi cuaca yang semakin panas dan kering di wilayah Kalimantan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ketua Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur – Kalimantan Utara (LPADKT) DPC Kabupaten Nunukan, Ryan Antoni, mengimbau seluruh masyarakat adat di Kabupaten Nunukan untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

kepada awak media ini Ryan Antoni mengatakan, masyarakat adat perlu ikut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla dengan menghindari aktivitas pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan.

banner 728x90

Menurutnya, kondisi kemarau dan cuaca panas seperti saat ini membuat api lebih mudah menjalar dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Kami mengimbau masyarakat adat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, terlebih dengan kondisi kemarau dan panas yang tengah menyelimuti Pulau Kalimantan,” ujar Ryan Antoni.

imbauan ini juga telah diteruskan kepada masyarakat adat di Kabupaten Nunukan agar menjadi perhatian bersama.

Ryan menilai, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas adat.

“Kami telah meneruskan secara langsung imbauan ini kepada setiap masyarakat adat agar tidak melakukan pembakaran. Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi saat ini dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,” katanya.

Selain mengajak masyarakat adat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, Ryan juga menyatakan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam meningkatkan pencegahan karhutla di Kabupaten Nunukan.

Hal itu disampaikannya setelah adanya silaturahmi dan dialog antara Kapolres Nunukan dengan LPADKT DPC Nunukan.

Ryan menyambut baik silaturahmi tersebut karena memberikan ruang bagi organisasi masyarakat untuk berdialog dan berkomunikasi secara langsung dengan jajaran kepolisian.

Baca Juga:  Andre Pratama Bantah Isu Pemalsuan Tanda Tangan Palsu

“Sebagai organisasi masyarakat, kami tentu sangat merasa bahagia bisa berdialog dan berkomunikasi langsung dengan Bapak Kapolres Nunukan. Masukan dan arahan yang disampaikan tentu dapat membekali kami dalam setiap tindakan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ryan yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan menegaskan bahwa DPRD Nunukan akan turut meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas korporasi yang melakukan pembukaan lahan.

Menurutnya, pencegahan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya menyasar masyarakat. Perusahaan atau korporasi yang melakukan kegiatan pembukaan lahan juga harus menjalankan aktivitasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak menggunakan metode pembakaran yang berpotensi memicu karhutla.

“Kami juga di DPRD Nunukan akan meningkatkan pengawasan terhadap korporasi yang diduga melakukan pembukaan lahan dengan cara pembakaran agar tidak melakukan hal demikian,” tegasnya.

Ryan berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, DPRD, organisasi masyarakat, masyarakat adat, dan pihak swasta dapat diperkuat untuk mencegah karhutla di Kabupaten Nunukan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga wilayah Kabupaten Nunukan agar terhindar dari karhutla,” tutupnya. (AA)

banner 728x90