Senjata Baru Kaltara Hadapi Bencana: Pusdalops BPBD Diresmikan sebagai Pusat Komando Utama

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara, Andi Amriampa, menegaskan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) akan berfungsi sebagai pusat komando utama dalam penanganan kebencanaan di daerah. Pusdalops mencakup kerja pra-bencana, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca-bencana.

“Pusdalops memiliki peran strategis sebagai simpul koordinasi. Semua informasi, data potensi bencana, hingga langkah teknis akan dikonsolidasikan di sini,” kata Andi, di Tanjung Selor pada pekan ini.

banner 728x90

Menurut dia, sumber daya manusia BPBD Kaltara telah disiapkan untuk mengoperasikan fasilitas tersebut. “SDM kami sudah dibekali pelatihan, khususnya terkait sistem pengendali kebencanaan dan peralatan pendukung lain,” ujarnya.

Andi menambahkan, tim BPBD Kaltara sebelumnya mengikuti pelatihan teknis dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pelatihan itu meliputi penggunaan sistem informasi bencana serta perangkat operasional yang menjadi bagian dari standar nasional penanggulangan bencana.

“Dengan adanya Pusdalops, kami berharap penanganan kebencanaan di Kaltara bisa lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. Tidak ada lagi data yang tercecer atau informasi yang lambat,” tutur Andi.

Fasilitas Pusdalops PB BPBD Kaltara ini dibangun melalui bantuan BNPB dengan nilai proyek mencapai Rp3 miliar. Pusat kendali itu diharapkan menjadi tulang punggung dalam meningkatkan kapasitas daerah menghadapi bencana.

“Kami ingin memastikan, apa pun bentuk bencana yang terjadi, pemerintah daerah siap mengambil langkah cepat berdasarkan data yang akurat,” ujar Andi.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Pusdalops tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan semua pihak, baik instansi pemerintah, aparat, maupun masyarakat,” kata dia.

banner 728x90
Baca Juga:  Seleksi PPPK Tahap 1 Kondusif, Sekprov Apresiasi Seluruh ASN