Setelah Selesaikan Batas Negara, Indonesia Dorong Pembukaan Exit Entry Point Sebatik–Tawau

banner 728x90

NUNUKAN – Pembukaan jalur Sebatik-Tawau terus diupayakan Pemerintah Pusat hingga daerah. Usulan pembukaan jalur internasional ini sudah disampaikan dalam pertemuan Sosial Ekonomi (Sosek) Malaysia-Indonesia (Malindo).

Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Drs. Amran, M.T saat berkunjung ke Nunukan. Ia menceritakan, hasil kesepakatan saat pertemuan Sosek Malindo di Langkawi, Malaysia. Dimana, usulan yang disampaikan terkait jalur Sebatik-Tawau.

banner 728x90

“Tadi kami diskusi singkat dengan pak Bupati Nunukan menyampaikan terkait dengan hasil kesepakatan pertemuan Sosek Malindo di Malaysia yang telah berlangsung pada November lalu. Kami sampaikan pembukaan untuk Sebatik-Tawau itu sudah kita usulkan kembali untuk dikaji dan akan ditindaklanjuti,” ucap Amran kepada awak media, Senin (8/12).

Dijelaskan, setelah usulan disampaikan ke Pemerintah Malaysia, selanjutnya akan dilakukan kajian untuk jalur Sebatik-Tawau. Sebab, sebelum rute ini dibuka penyelesaian batas negera harus dilakukan.

“Sebagaimana hasil kesepakatan review BCA (Border Crossing Agreement) ke-6 sebelum disepakati BCA yang ditandatangani terakhir di review ke-8 tahun pada 2023 salah satu poin menyampaikan bahwa pintu lintas batas dengan Tawau itu bisa dibahas dilanjutkan pembahasan setelah penyelesaian OBP. Nah kita ketahui bersama bahwa OBP itu sudah selesai dan di pada februari 2025 kemarin,” jelasnya.

Ia menegaskan, hasil kesepakatan tersebut menjadi dasar tindak lanjut untuk exit entry point Sebatik-Tawau. Selain, Pemerintah Malaysia juga menginginkan adanya kunjungan bersama ke wilayah yang direncanakan untuk exit entry point.

“Sekarang ini kita meminta waktu untuk kunjungan bersama. Karena, Malaysia juga meminta untuk membuka Serudong-Seimenggaris,” tutupnya.

banner 728x90
Baca Juga:  Jamin Akses Pendidikan Merata, Pemkab Nunukan Serahkan Ijazah Pendidikan Kesetaraan PKBM Bina Warga