Tingkatkan Profesionalisme, Diklat Pemadam Kebakaran I Se-Kaltara Tahun 2025 Resmi Dibuka di Nunukan

banner 728x90

NUNUKAN – Dalam upaya memperkuat kapasitas dan profesionalisme petugas di garis depan, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemadam Kebakaran I Se-Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2025 resmi dibuka di Kabupaten Nunukan, Senin (24/11/25).

Mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Kepala BPSDM Kaltara, H. Rohadi, SE M AP, membuka langsung kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai V Kantor Bupati Nunukan tersebut. Turut hadir dalam acara pembukaan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan, H. Muhammad Amin, mewakili Bupati Nunukan, bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Dr Ir H Syahrullah Mursalin MP, serta para Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Se-Kalimantan Utara.

banner 728x90

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan oleh H. Rohadi, disampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Diklat ini.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kesiapsiagaan para petugas pemadam kebakaran di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Utara,” ungkap Rohadi.

Ia juga menegaskan bahwa profesi pemadam kebakaran adalah profesi yang sangat mulia, yang para anggotanya bekerja dengan keberanian luar biasa, rela mempertaruhkan keselamatan diri demi menyelamatkan nyawa manusia, menjaga aset masyarakat, serta melindungi lingkungan.

Rohadi mengajak semua pihak untuk terus memperkuat koordinasi, memperbarui peralatan dan teknologi penanggulangan kebakaran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan.

Sementara itu, H. Muhammad Amin mewakili Bupati Nunukan menyoroti peran strategis anggota Damkar sebagai mata dan telinga, sekaligus ujung tombak penanggulangan bencana dan edukasi pencegahan bahaya kebakaran di masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang akan dibekali melalui ilmu dalam pelatihan ini.

Amin tidak memungkiri bahwa Pemkab Nunukan sering menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran daerah dan minimnya pos serta armada pemadam kebakaran di berbagai kecamatan terpencil.

Baca Juga:  Jamin Akses Pendidikan Merata, Pemkab Nunukan Serahkan Ijazah Pendidikan Kesetaraan PKBM Bina Warga

“Kerja sama dengan Pemprov melalui diklat dipandang sebagai solusi strategis untuk mengatasi keterbatasan ini dan memperkuat kapasitas penanggulangan kebakaran di daerah,” jelasnya.

Pelatihan ini, yang sejalan dengan misi Pemkab Nunukan untuk mewujudkan wilayah yang aman dan tangguh terhadap ancaman kebakaran, diharapkan dapat, meningkatkan kecepatan respons dan menghasilkan Tindakan yang tepat saat terjadi musibah.

Diklat Pemadam Kebakaran I ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari lima kabupaten/kota dan Pemprov Kaltara, dengan rincian:

  • Nunukan: 30 peserta

  • Tarakan: 3 peserta

  • Bulungan: 3 peserta

  • Malinau: 2 peserta

  • Tanah Tidung: 1 peserta

  • Pemprov Kaltara: 1 peserta

banner 728x90