TP-PKK Kaltara Gandeng Putri Indonesia Kebudayaan 2026 Promosikan Budaya dan Pariwisata Daerah

banner 728x90

TANJUNG SELOR – Upaya memperkuat promosi budaya dan pariwisata Kalimantan Utara (Kaltara) terus diperluas melalui kolaborasi dengan figur nasional, termasuk Putri Indonesia Kebudayaan 2026, Nilam Onasis Sahputri, yang melakukan kunjungan kehormatan ke Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara, Selasa (2/6).

Pertemuan tersebut menjadi momentum awal sinergi dalam memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata, serta potensi ekosistem alam Kaltara ke tingkat nasional hingga internasional.

banner 728x90

Dalam kesempatan itu, Rahmawati Zainal menyampaikan apresiasi atas prestasi Nilam yang berhasil masuk jajaran Top 5 Putri Indonesia dan meraih gelar Putri Indonesia Kebudayaan. Ia menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah, terlebih Nilam memiliki keterikatan dengan Kaltara melalui garis keturunan keluarganya.

“Kehadiran Nilam di sini untuk melihat langsung akar budayanya. Sebagai putri daerah yang kini berkiprah di tingkat nasional, kami membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi dengan masyarakat. Nilam merupakan duta yang tepat untuk mempromosikan potensi Kalimantan Utara,” ujar Rahmawati.

Ia menjelaskan, Kaltara memiliki keragaman budaya yang kuat, mulai dari budaya Bulungan, Tidung, Dayak, hingga berbagai suku lain yang hidup berdampingan secara harmonis.

Selama kunjungan, Nilam dijadwalkan mengeksplorasi berbagai potensi daerah, termasuk adat istiadat, seni budaya, kuliner khas, serta keindahan alam yang masih terjaga di berbagai wilayah Kaltara.

Rahmawati menegaskan bahwa promosi budaya tidak dapat terfokus pada satu daerah saja, melainkan harus mencakup seluruh kabupaten dan kota di Kaltara yang memiliki keunikan masing-masing.

“Kita tidak membatasi pada satu atau dua daerah saja. Seluruh wilayah di Kalimantan Utara memiliki karakteristik budaya dan pesona alam yang luar biasa untuk diperkenalkan,” katanya.

Ia juga menyoroti peran penting masyarakat adat yang selama ini hidup selaras dengan alam dan menjaga kelestarian lingkungan serta tradisi secara turun-temurun.

Baca Juga:  Pentingnya Faham Istilah Bencana: BPBD Kaltara Sosialisasikan UU No. 24 Tahun 2007

“Keberadaan masyarakat adat kita sangat luar biasa. Mereka menjadikan alam sebagai bagian penting dalam kehidupan sekaligus menjaga tradisi yang diwariskan turun-temurun,” ungkapnya.

Rahmawati berharap Nilam dapat memanfaatkan kapasitas dan kemampuannya untuk membantu memperkenalkan potensi Kaltara ke masyarakat luas, termasuk di tingkat global.

Ia juga memastikan TP-PKK Kaltara akan mendukung penuh upaya promosi budaya melalui berbagai program dan kunjungan lapangan ke wilayah-wilayah di Kaltara.

“Kita ingin dunia tahu bahwa Kaltara bukan hanya indah alamnya, tetapi juga kaya akan budaya dan tradisi,” pungkasnya.

banner 728x90