Pj Sekda Nunukan Tekankan Tiga Bekal Penting Membentuk Generasi Mud

banner 728x90

NUNUKAN – Pembentukan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu dan mandiri membutuhkan peran bersama antara keluarga, sekolah, pemerintah dan masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi anak-anak Nunukan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Pesan itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Besar Al-Muttaqin, Rabu (9/9/2026).

banner 728x90

Kegiatan berlangsung khidmat dengan tausiah yang disampaikan Habib Abdurrahman bin Qasim Al-Aydarus. Turut hadir Camat Nunukan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para alim ulama serta masyarakat.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Generasi yang Beriman, Bertakwa dan Berakhlak Mulia”, peringatan Maulid menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus mendorong pembentukan karakter generasi muda.

Dalam sambutannya, Iwan mengatakan generasi yang memiliki tiga karakter utama, yakni berakhlakul karimah, alim faqih dan mandiri, merupakan harapan bersama yang harus diwujudkan melalui pendidikan dan pembinaan sejak dini.

Menurutnya, ketiga nilai tersebut bukan sekadar tema kegiatan, melainkan menjadi tanggung jawab bersama, baik orang tua, guru, pemerintah maupun masyarakat.

Ia menjelaskan, Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik dalam membangun karakter. Ada tiga nilai yang dapat dijadikan landasan dalam mendidik generasi muda.

Pertama, berakhlakul karimah, yakni memiliki sikap jujur, amanah, menghormati orang tua dan guru, serta menjunjung toleransi antarsuku dan agama. Nilai tersebut dinilai penting bagi masyarakat Nunukan yang memiliki keberagaman.

Kedua, alim faqih, yaitu memiliki kecerdasan, ilmu pengetahuan, serta pemahaman agama dan kehidupan. Iwan berharap anak-anak Nunukan tidak hanya memiliki iman yang kuat, tetapi juga bekal ilmu agar mampu bersaing dan mengambil peran pada masa depan.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Nunukan dan Kemenkumham Bahas Penanganan Serius TPPO di Perbatasan

Ketiga, kemandirian. Generasi muda diharapkan tidak bergantung kepada orang lain, memiliki kreativitas dan keterampilan, serta mampu membangun kemandirian ekonomi.

“Mengajak kita semua untuk menjadikan akhlak Rasulullah sebagai cermin dalam mendidik anak-anak kita. Rumah harus menjadi madrasah pertama, sekolah menjadi madrasah kedua, dan masyarakat menjadi madrasah ketiga,” ucapnya.

Iwan juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk mengamalkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap nilai keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga Kabupaten Nunukan dapat melahirkan generasi yang sukses di dunia maupun akhirat.

banner 728x90