NUNUKAN – Kekompakan dan profesionalisme menjadi pesan utama dalam pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) ke-II Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan Tahun 2026. Forum ini diharapkan tidak sekadar melahirkan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat soliditas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Sirajuddin, saat membuka secara resmi Konferkab ke-II PWI Nunukan di Ballroom Hotel Lenfin Nunukan, Rabu (4/11).
Dalam sambutan yang dibacakan Sirajuddin, Bupati menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika pemilihan ketua dan kepengurusan baru. Menurutnya, perbedaan gagasan dan pilihan dalam konferensi merupakan hal yang wajar, tetapi tidak boleh memecah kebersamaan organisasi.
“Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi ketua, saya harapkan dapat merangkul seluruh anggota dan membawa organisasi ini semakin solid dan profesional. Silakan berkompetisi serta menyampaikan ide dan gagasan, namun setelah itu semuanya harus kembali bersatu dan saling membantu. Jangan sampai setelah Konferkab ini selesai justru muncul kubu-kubuan yang merugikan semua pihak,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan bahwa pers memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah. Tidak hanya menyampaikan informasi, pers turut menjalankan fungsi pendidikan, kontrol sosial, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Terlebih di tengah pesatnya perkembangan media digital, wartawan dituntut semakin profesional, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta memastikan setiap informasi yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi.
Ia berharap PWI sebagai organisasi profesi mampu menjadi wadah pembinaan dan peningkatan kompetensi, sekaligus memperkuat kebersamaan di antara para wartawan.
“Sebagai salah satu organisasi yang menaungi para wartawan dan insan pers, PWI harus mampu menjadi wadah pembinaan, peningkatan kompetensi, sekaligus memperkuat kebersamaan di antara para wartawan. Saya berharap seluruh wartawan yang bertugas di Kabupaten Nunukan merupakan wartawan yang profesional, kompeten, dan memiliki integritas,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Bupati turut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk terus membuka ruang kemitraan dan kerja sama dengan insan pers.
Menurutnya, pemerintah dan wartawan memiliki tugas serta fungsi berbeda, namun mempunyai tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan informasi dan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Meski demikian, insan pers tetap diharapkan menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan objektif. Termasuk menyampaikan kritik terhadap berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik.
Melalui Konferkab ke-II ini, PWI Kabupaten Nunukan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang mampu meningkatkan kualitas, kompetensi, dan integritas wartawan. Sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab.










