Iraw Tidung Borneo Bersatu IV Resmi Ditutup, Pemkab Nunukan Ajak Generasi Muda Jaga Budaya

banner 728x90

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mengajak generasi muda Tidung untuk aktif menjaga dan mewariskan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, saat menutup kegiatan Iraw Tidung Borneo Bersatu ke-IV Tahun 2026 di Baloy Adat Tidung, Desa Binusan, Senin (12/10/2026).

banner 728x90

Iwan mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam penutupan kegiatan yang sebelumnya dibuka langsung oleh Bupati bersama Wakil Bupati Nunukan Hermanus.

Dalam sambutannya, Iwan menyampaikan bahwa berakhirnya Iraw Tidung Borneo Bersatu tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan dan kepedulian masyarakat terhadap budaya Tidung. Ia berharap seluruh peserta membawa pulang nilai kebersamaan serta tekad untuk terus merawat tradisi leluhur.

Iwan juga mengapresiasi panitia, tokoh adat, dan masyarakat Tidung yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan Iraw merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak.

Ia menegaskan, pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui perayaan tahunan. Masyarakat harus mengenal, menjalankan, dan mewariskan adat istiadat kepada generasi berikutnya agar budaya tetap bertahan.

“Karena itu, jangan biarkan generasi muda hanya menjadi penonton dalam pelestarian adat. Berikan mereka ruang untuk belajar, berkarya, dan ikut menjaga warisan leluhur. Kita ingin anak muda Tidung maju dalam pendidikan, sukses dalam pekerjaan, mampu bersaing di mana saja, tetapi tetap bangga dengan identitasnya,” pesannya.

Selain menjaga budaya, Iwan mengingatkan masyarakat agar terus merawat persaudaraan dan kerukunan di Kabupaten Nunukan. Ia menilai perbedaan suku dan adat istiadat tidak boleh menjadi penghalang untuk saling membantu dan membangun daerah.

“Kita tidak harus memiliki adat dan budaya yang sama untuk bisa berjalan bersama, kita tidak harus berasal dari suku yang sama untuk saling membantu. Namun keberagaman dan perbedaan yang ada justru harus dijadikan alasan untuk saling melengkapi,” tambahnya.

Baca Juga:  Dinkes Nunukan Gelar Diseminasi Hasil Audit Maternal Perinatal (AMP-SR), Soroti Edukasi Gizi dan Kualitas Layanan

Menjelang akhir sambutan, Iwan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Iraw Tidung Borneo Bersatu IV. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung.

Ia mengajak panitia dan masyarakat menjadikan pelaksanaan tahun ini sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya. Menurutnya, hal-hal yang sudah berjalan baik perlu dipertahankan, sedangkan kekurangan harus diperbaiki bersama.

“Yang sudah baik harus terus dilanjutkan, dan yang belum maksimal harus sama-sama diperbaiki dan disempurnakan. Semoga Iraw berikutnya semakin meriah, semakin banyak pesertanya, dan semakin memberi manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

banner 728x90