Kerajinan dan Olahan Pramuka Dilirik Bupati, Didorong Jadi Buah Tangan Khas Nunukan

banner 728x90

NUNUKAN – Kreativitas anggota Pramuka di Kabupaten Nunukan mendapat perhatian Bupati H. Irwan Sabri, S.E., M.M. Ia mendorong generasi muda mengembangkan hasil kerajinan tangan dan makanan olahan agar tidak hanya menjadi karya dalam kegiatan perkemahan, tetapi juga berpeluang menjadi produk khas daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Irwan saat menghadiri Upacara Penutupan Kemah Bakti Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan, Jumat (23/10/2026).

banner 728x90

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati, S.H., memimpin upacara penutupan tersebut sebagai inspektur upacara.

Kemah Bakti Kreatif Satuan Karya (Saka) Widya Budaya Bakti Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Oktober 2026. Kegiatan bertema “Kreatif dan Inovatif” itu melibatkan Pramuka Penegak dari gugus depan SMA dan SMK se-Kabupaten Nunukan.

Selama perkemahan, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan, bakti sosial, hingga aktivitas edukatif. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan membangun kedisiplinan, kreativitas, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian para anggota Pramuka.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Bupati Irwan Sabri bersama Ketua Kwarda meninjau pameran hasil karya peserta. Mereka melihat beragam kerajinan tangan dan makanan olahan yang menunjukkan kemampuan peserta mengembangkan ide serta memanfaatkan potensi lokal.

Irwan mengapresiasi karya-karya tersebut. Ia meminta para peserta terus mengasah keterampilan melalui pembelajaran dan pelatihan agar mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas.

Menurutnya, kreativitas generasi muda perlu didukung dengan kedisiplinan, fokus, dan konsistensi. Dengan begitu, hasil karya peserta dapat berkembang dan memiliki keunikan tersendiri.

“Anak-anak perlu terus belajar, menjaga kedisiplinan, fokus, dan konsisten dalam menghasilkan karya. Jika semua itu dapat dipertahankan, kualitas hasil karya mereka tentu bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Baca Juga:  Nunukan Catat 299 ODGJ, Pemulihan Terkendala Penolakan Keluarga dan Stok Obat

Ia juga berharap hasil kreativitas peserta mampu berkembang menjadi produk khas yang mencerminkan identitas Kabupaten Nunukan. Bahkan, produk tersebut diharapkan dapat menjadi buah tangan bagi tamu yang berkunjung ke daerah perbatasan ini.

“Harapannya, karya-karya ini dapat menjadi ciri khas Kabupaten Nunukan dan menjadi buah tangan bagi setiap tamu yang berkunjung. Karena itu, dukungan dan dorongan dari pemerintah daerah sangat penting agar kreativitas generasi muda terus berkembang,” tambahnya.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati, S.H., turut mengapresiasi hasil karya peserta. Ia menilai perhatian kepala daerah dapat meningkatkan motivasi generasi muda untuk terus berkarya.

“Saya melihat hasil karya anak-anak ini luar biasa. Mereka tentu semakin bersemangat ketika hasil karyanya mendapat perhatian dan dipromosikan oleh kepala daerah, termasuk Bupati Nunukan,” ujarnya.

Sebelum mengikuti upacara penutupan, Irwan bersama Rahmawati juga melakukan penanaman bibit jagung di lahan sekolah seluas kurang lebih setengah hektare. Kegiatan tersebut mengenalkan potensi pertanian sekaligus menumbuhkan kepedulian peserta terhadap lingkungan.

Melalui Kemah Bakti Pramuka 2026, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap generasi muda semakin disiplin, mandiri, kreatif, dan inovatif. Bekal tersebut diharapkan mampu mendorong mereka mengembangkan potensi diri serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.

banner 728x90