Kukuhkan Pokdarwis, Pemkab Nunukan Dorong Wisata Aman dan Berkelanjutan

banner 728x90

NUNUKAN – Keselamatan wisatawan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah. Pengelola destinasi dan masyarakat didorong memiliki kemampuan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai risiko, sehingga wisatawan dapat berkunjung dengan aman dan nyaman.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus Workshop Peningkatan Kapasitas Keselamatan Wisata di Besoy Batu Bedinding, kawasan Air Terjun Binusan, Jumat (11/9/2026).

banner 728x90

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Nunukan, H. Surai, menghadiri kegiatan tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan pariwisata sekaligus meningkatkan kemampuan pengelola destinasi dalam memperhatikan aspek keselamatan pengunjung.

Kabupaten Nunukan memiliki beragam potensi wisata, mulai dari wisata alam, budaya hingga wisata berbasis masyarakat. Potensi tersebut dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkenalkan kekayaan daerah kepada wisatawan.

Namun, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan daya tarik destinasi dan promosi. Kebersihan, keamanan, kenyamanan, keselamatan pengunjung serta kelestarian lingkungan juga harus menjadi perhatian bersama.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan H. Surai, disampaikan bahwa pengukuhan Pokdarwis dan pelaksanaan workshop menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dalam memajukan pariwisata Nunukan.

“Kalau dalam olahraga kita mengenal istilah tim, maka pariwisata juga membutuhkan sebuah tim yang kuat. Ada pemerintah, ada masyarakat, ada Pokdarwis, ada pemandu wisata, ada pelaku usaha dan ada generasi muda. Semua harus bergerak bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemajuan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Pokdarwis yang telah dikukuhkan diharapkan tidak sekadar memiliki nama dan struktur kepengurusan, tetapi juga aktif mengelola, menjaga serta mengembangkan potensi wisata di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Terima Tiga Purna Praja IPDN, Mulai Bertugas 1 Oktober

Bupati juga mengingatkan pengelola destinasi agar memperhatikan kualitas pelayanan, termasuk menjaga kebersihan kawasan, keamanan pengunjung, kenyamanan serta kelestarian alam.

“Jaga kebersihan, jaga keamanan, jaga kenyamanan, jaga alam dan yang paling penting, berikan pelayanan yang baik kepada setiap wisatawan,” pesannya.

Selain itu, keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas wisata. Dengan pengelolaan yang baik, wisatawan diharapkan dapat menikmati destinasi di Kabupaten Nunukan tanpa mengabaikan faktor keamanan.

Bupati turut mengajak generasi muda mengambil peran dalam pengembangan pariwisata. Potensi destinasi yang dimiliki Nunukan dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk berkarya, berinovasi dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Kegiatan tersebut diikuti 62 peserta yang terdiri atas pengelola destinasi wisata Sae Lanuka, Pokdarwis, pengelola wisata Mangrove Belagaone serta pengelola destinasi wisata Pantai Eching.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Nunukan berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, pengelola destinasi, pelaku usaha, pemandu wisata dan generasi muda semakin kuat untuk mewujudkan pariwisata yang aman, nyaman dan berkelanjutan.

banner 728x90