Lapas Nunukan Rayakan HBP ke-62, Salurkan Bansos dan Perkuat Pelayanan Prima

banner 728x90

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Aula Lapas Nunukan, Senin (27/04/2026).

Lapas Nunukan merangkaikan kegiatan tersebut dengan penyaluran bantuan sosial serta penguatan komitmen pelayanan prima di lingkungan pemasyarakatan.

banner 728x90

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan, menghadiri langsung acara bersama pejabat struktural, seluruh pegawai, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pada saat yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, juga mengikuti kegiatan secara virtual melalui sambungan Zoom Meeting yang terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Lapas Nunukan menggelar kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan HBP ke-62 sekaligus momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang humanis, cepat, transparan, dan tanpa diskriminasi.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara hybrid dengan mengikuti sambutan terpusat. Dalam kesempatan tersebut, Lapas Nunukan menyalurkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat. Petugas menyerahkan gerobak usaha kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendorong kemandirian ekonomi. Selain itu, Lapas juga memberikan beasiswa dari Inkopasindo kepada keluarga petugas pemasyarakatan sebagai bentuk dukungan di bidang pendidikan.

Kepala Lapas Nunukan, Donny Setiawan, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi pemasyarakatan kepada masyarakat.

“Kami terus menghadirkan pemasyarakatan yang bermanfaat, tidak hanya melalui pembinaan WBP, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, menegaskan bahwa tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” merupakan komitmen untuk menghadirkan inovasi dalam pembinaan.

Ia juga menargetkan transformasi besar dengan menjadikan Lapas sebagai Center of Excellence, yaitu pusat penghasil produk pangan dan hasil karya warga binaan yang produktif serta bernilai ekonomi bagi negara.

banner 728x90
Baca Juga:  Dituding Pungli BPJS Ketenagakerjaan PMI Mandiri, P3MI Angkat Bicara