NUNUKAN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) 2026 menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui lomba domino yang digelar di Nunukan, Jumat (8/5/2026) malam.
Ratusan peserta memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti pertandingan yang berlangsung meriah. Masyarakat umum, pejabat daerah, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, hingga anggota DPRD Nunukan tampak berbaur tanpa sekat dalam suasana santai dan akrab.
Gelak tawa serta obrolan ringan antarpeserta mewarnai jalannya pertandingan. Momentum itu sekaligus menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai kalangan dalam nuansa kekeluargaan.
Ketua Umum DPP LPADKT, A. Verdy Meru, S.H. mengatakan, panitia sengaja memilih lomba domino karena permainan tersebut dekat dengan kehidupan masyarakat dan mampu mempererat hubungan sosial.
“Lewat kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat hubungan antarwarga sekaligus mempererat kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah. Antusiasme peserta luar biasa, ini menunjukkan nilai persaudaraan masih sangat kuat,” katanya.
Verdy juga ikut ambil bagian dalam pertandingan domino. Ia berpasangan dengan Anggota DPRD Kaltara, H. Ladullah yang juga menjabat Ketua Federasi Olahraga Domino (Orado) Nunukan.
Kehadiran peserta dari Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, hingga Kabupaten Malinau semakin menambah semarak perayaan HUT LPADKT tahun ini.
Menurut Verdy, domino tidak sekadar permainan hiburan. Ia menilai permainan tersebut mampu membangun komunikasi lintas kalangan tanpa memandang jabatan maupun latar belakang.
“Kami bersyukur kebersamaan masyarakat Nunukan sangat luar biasa. Dengan domino ini, kita bisa melihat bagaimana pejabat dan masyarakat duduk bersama dalam suasana yang akrab. Ini yang ingin terus kami jaga,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pengurus dan kader LPADKT Nunukan yang telah mempersiapkan kegiatan hingga berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Melalui perayaan HUT ke-26 ini, LPADKT berharap semangat persaudaraan, solidaritas sosial, dan kebersamaan masyarakat Nunukan terus tumbuh serta menjadi budaya positif bagi generasi mendatang.










