Motto ‘Damai Itu Indah’, LPADKT Rayakan HUT ke-26 dengan Rangkul Keberagaman di Nunukan

banner 728x90

NUNUKAN – Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) membuktikan komitmennya sebagai organisasi yang inklusif. Dalam perayaan HUT ke-26 yang berpusat di Kabupaten Nunukan, organisasi ini menegaskan bahwa perbedaan etnis dan agama adalah kekuatan utama mereka, Sabtu (9/5/2026).

Ketua Umum DPP LPADKT, A. Vendy Meru, SH hadir langsung bersama Sekretaris Jenderal Fx Apui, S.T., S.H dan Wakil Ketua Umum I Suhardi, SP. Di depan ratusan kader, Vendy menyatakan bahwa LPADKT merupakan rumah besar bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

banner 728x90

Vendy menjelaskan bahwa keberhasilan LPADKT mencapai usia 26 tahun tidak lepas dari peran aktif berbagai suku di luar Dayak. Ia merasa bersyukur karena masyarakat dari beragam etnis dan agama justru ikut membesarkan organisasi ini sejak awal berdiri.

“Sepanjang perjalanan LPADKT, berbagai etnis dan agama bergabung bersama kami. Kami memegang teguh motto: Mengakui Perbedaan, Mengutamakan Kebersamaan, Damai itu Indah,” ujar Vendy dengan tegas.

Prinsip tersebut, menurutnya, menjadi panduan utama dalam menjaga harmoni sosial di Kalimantan Utara. Ia meyakini bahwa persatuan di tengah keberagaman adalah kunci stabilitas wilayah perbatasan.

Selain merayakan hari jadi, Vendy memanfaatkan momentum ini untuk mengajak warga Nunukan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Ia berharap suasana damai di Nunukan dapat menjadi contoh atau role modelbagi daerah lain di seluruh Indonesia.

LPADKT sendiri terus menjalankan prinsip 5K dalam setiap pengabdiannya, yaitu: Kebersamaan, Kekeluargaan, Kepedulian, Kekompakan, dan Kehappiness.

Terkait pilihan lokasi acara, Vendy mengaku sengaja memindahkan perayaan dari Samarinda ke Nunukan tahun ini. Langkah ini merupakan bentuk protes positif agar Pemerintah Pusat lebih melirik pembangunan infrastruktur dan ekonomi di wilayah perbatasan.

Baca Juga:  Sandar di Dermaga Lanal Nunukan, KRI Oswald Siahaan Ramai di Kunjungi Masyarakat

Meski kader-kadernya sukses menduduki jabatan politik seperti anggota DPRD hingga Wakil Bupati, Vendy menjamin LPADKT tetap menjadi organisasi yang independen.

“LPADKT adalah ormas yang mandiri dan tidak pernah meminta-minta kepada pemerintah. Kami menunjukkan kinerja nyata lewat kontribusi kader di pemerintahan, bukan dengan bergantung pada negara,” pungkasnya.

banner 728x90