NUNUKAN – Pawai Budaya dan Karnaval Mobil Hias memeriahkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, Sabtu (10/10/2026). Sebanyak 84 peserta dari berbagai kategori menampilkan keberagaman budaya, kreativitas, dan potensi daerah dalam kegiatan yang mengusung tema “Kreatif Berkarya, Nunukan Maju”.
Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan tersebut sebagai ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah. Antusiasme peserta dan masyarakat turut mewarnai jalannya pawai.
Panitia mencatat 84 peserta mengikuti pawai budaya, terdiri dari 24 peserta kategori SD/MI, 12 peserta SMP, 7 peserta SMA, dan 41 peserta kategori umum. Sementara itu, karnaval mobil hias melibatkan 12 peserta.
Wakil Bupati Nunukan melepas peserta dengan kibaran bendera start, didampingi Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dan sejumlah tamu kehormatan. Barisan drumband Bahana Suara Berbatasan PDBI Kabupaten Nunukan membuka jalannya pawai, kemudian disusul kontingen Pagun Tidung Kalabakan dari Sabah, Malaysia.
Kontingen dari Malaysia tersebut hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus peserta kegiatan Iraw Tidung Borneo Bersatu di Kabupaten Nunukan.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, kesenian, dan tradisi merupakan kekayaan sekaligus kekuatan masyarakat Nunukan.
Menurutnya, masyarakat perlu menjaga dan mewariskan kekayaan budaya tersebut agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi berikutnya.
“Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dihidupkan, dilestarikan, dan diwariskan. Kalau kita tidak mengenal budaya sendiri, kita bisa kehilangan jati diri,” tegasnya.
Irwan juga mengajak generasi muda agar mengambil peran aktif dalam pembangunan dan pelestarian budaya daerah. Ia berharap anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi berani menunjukkan identitas dan karya budaya Nunukan.
“Saya berharap generasi muda Nunukan tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku dan penerus budaya daerah. Kenali adat dan tradisi kita, bangga dengan karya daerah, dan jangan malu menunjukkan identitas budaya Nunukan,” ungkapnya.
Ia berharap perayaan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan dapat memperkuat rasa bangga, kebersamaan, dan keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman.
Turut hadir di tenda kehormatan, Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, Susanti Hermanus, Wakil Ketua I DPRD Nunukan Hj. Arpiah, anggota DPRD, sejumlah kepala OPD, serta perwakilan instansi vertikal yang ikut menyaksikan dan melepas peserta pawai.










