NUNUKAN – PT SAGO menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp200 juta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pemkab Nunukan mengalokasikan bantuan tersebut untuk mendukung operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terutama dalam meningkatkan kesiapan peralatan dan sarana penanganan Karhutla.
External Manager PT SAGO, Heri, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Nunukan, R. Iwan Kurniawan, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Nunukan, H. Asmar. Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima di ruang kerja Sekda, Kantor Bupati Nunukan, Rabu (15/9).
Dalam kesempatan itu, Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada PT SAGO atas kepedulian dan dukungan perusahaan terhadap upaya penanganan bencana serta persoalan lingkungan di Kabupaten Nunukan.
“Pemerintah Daerah menyambut baik dan mengapresiasi langkah konkret serta respons cepat PT SAGO. Meskipun secara operasional PT SAGO sudah tidak melakukan aktivitas penambangan sejak triwulan ketiga tahun 2021, komitmen serta tanggung jawab sosial mereka pascaoperasi masih terus berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.
Iwan menjelaskan, penanganan Karhutla membutuhkan kesiapan peralatan teknis dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Karena itu, dukungan dari pihak perusahaan dinilai dapat memperkuat sarana dan prasarana BPBD dalam menghadapi potensi kebakaran.
“Kebakaran hutan dan lahan tidak mengenal batas administratif. Kesiapsiagaan sarana penunjang yang memadai akan sangat membantu kita, tidak hanya untuk wilayah Nunukan, tetapi juga dalam saling mendukung dengan daerah sekitar jika dibutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Heri menjelaskan bahwa bantuan Rp200 juta tersebut merupakan bentuk partisipasi perusahaan dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya di bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
“Manajemen PT SAGO berkomitmen untuk terus berpartisipasi serta memberikan dukungan kepada Pemkab Nunukan dalam penanganan Karhutla. Dana donasi ini kami serahkan sepenuhnya kepada BPBD sebagai instansi teknis untuk dimanfaatkan dalam pengadaan peralatan medis, penunjang operasional, maupun sarana pencegahan Karhutla,” terang Heri.
Kepala Pelaksana BPBD Nunukan, H. Asmar, menyebut bantuan tersebut dapat menunjang kebutuhan operasional tim di lapangan. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memastikan mekanisme administrasi penyaluran dana sesuai ketentuan.
BPBD Nunukan selanjutnya merencanakan penggunaan bantuan untuk pengadaan kendaraan operasional pendukung, seperti sepeda motor pemantau, serta peralatan penanganan Karhutla. Peralatan tersebut nantinya akan mencantumkan identitas kerja sama antara Pemkab Nunukan dan PT SAGO.










