Ramaikan Folk Carnival Benuanta Fest 2K25, Disdikbud Kaltara Usung Tema Cahaya Ilmu dan Budaya

banner 728x90

TANJUNG SELOR — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara tampil memukau dalam Folk Carnival Benuanta Fest 2K25 dengan persembahan bertema “Cahaya Ilmu dan Budaya”. Melalui penampilan tersebut, Disdikbud Kaltara menghadirkan pesan kuat tentang peran pendidikan sebagai lentera yang menerangi keberagaman budaya di Bumi Benuanta.

Kepala UPTD TIKP Kaltara, Khairunnisa Maharani, mengatakan bahwa tema ini dipilih sebagai wujud sinergi antara pendidikan dan kebudayaan.

banner 728x90

“Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah,” ujarnya.

Persembahan dimulai dengan kemunculan Sang Pembawa Obor Pendidikan yang melangkah tegap membawa sinar ilmu pengetahuan. Cahaya obor itu menjadi simbol semangat untuk melahirkan generasi penerus yang berkarakter dan berbudaya.

“Obor yang kami tampilkan bukan sekadar properti, tapi lambang semangat bahwa pendidikan adalah jalan menuju pencerahan,” tambah Khairunnisa.

Di tengah barisan, tampil Gerobak Rumah Budaya Kalimantan Utara, miniatur rumah adat yang memancarkan cahaya keemasan. Simbol tersebut menggambarkan nilai-nilai luhur dari beragam suku di Kalimantan Utara—Dayak, Melayu, Tidung, dan Bulungan—yang berpadu dalam harmoni keberagaman.

Selanjutnya, Laskar Cahaya Ilmu Nusantara hadir dengan busana adat berkilau dan properti bercahaya, mewakili para pendidik dan penggerak ilmu pengetahuan. Mereka membawa pesan bahwa di setiap pelosok Kalimantan Utara, sinar ilmu terus menyala menembus batas zaman dan perbedaan.

Penampilan ditutup dengan formasi “Pakaian Nusantara, Cahaya Masa Depan”, menggambarkan wajah baru pendidikan yang cerdas, kreatif, dan berakar kuat pada budaya. Diiringi musik khas Nusantara, barisan penari menutup dengan salam dan lambaian cahaya—menandakan bahwa ilmu dan budaya akan terus menjadi penerang masa depan Kalimantan Utara.

“Rangkaian ini adalah refleksi dari keyakinan kami bahwa pendidikan dan budaya harus berjalan beriringan, agar masa depan Kalimantan Utara tumbuh dengan terang dan bermartabat,” pungkasnya.

banner 728x90
Baca Juga:  Staf Ahli Pjs Gubernur Kaltara Hadiri Penetapan Komponen Cadangan 2024