Petani dan Penyuluh Berprestasi Diganjar Penghargaan, DKPP Nunukan Dorong Inovasi Pertanian

banner 728x90

NUNUKAN – Dedikasi petani dan penyuluh pertanian menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan pangan serta mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Nunukan. Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memberikan penghargaan kepada petani berprestasi dan penyuluh pertanian teladan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Farmer Field Day (FFD) PMAAS Padi Sawah, Rabu (28/10/2026).

banner 728x90

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah daerah terhadap dedikasi, inovasi, dan kontribusi petani serta penyuluh dalam mendukung peningkatan produksi pangan dan pembangunan sektor pertanian.

Melalui apresiasi tersebut, pemerintah berharap para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas, menerapkan teknologi budidaya modern, serta memperkuat kemitraan dalam mengembangkan usaha tani.

Sementara bagi penyuluh pertanian, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas peran penting mereka dalam mendampingi petani, mentransfer pengetahuan dan teknologi, serta mendorong penerapan inovasi pertanian di lapangan.

Kepala Bidang Penyuluhan DKPP Kabupaten Nunukan, Widodo, S.PKP., M.Si., mengatakan bahwa pemberian penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun semangat berprestasi dan menumbuhkan budaya inovasi di sektor pertanian.

“Petani dan penyuluh merupakan dua unsur penting yang saling melengkapi dalam pembangunan pertanian. Petani menjadi pelaku utama produksi pangan, sedangkan penyuluh berperan sebagai pendamping, fasilitator, dan penggerak perubahan,” ujar Widodo.

Ia menjelaskan, gagasan pemberian penghargaan tersebut terinspirasi dari sebuah ungkapan bijak bahwa seseorang mungkin melupakan apa yang dikatakan dan dilakukan orang lain, tetapi tidak akan melupakan bagaimana dirinya dibuat merasa berharga.

Menurutnya, penghargaan merupakan bentuk perhatian yang dapat menumbuhkan kebanggaan sekaligus mendorong para pelaku pertanian untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuan mereka.

Baca Juga:  Wabup Nunukan Tinjau Pelayanan Publik di Wilayah Daratan, Pastikan Birokrasi Tak Berbelit

“Melalui penghargaan ini, kami berharap semakin banyak petani dan penyuluh yang termotivasi untuk terus berinovasi, berbagi pengalaman, serta menghasilkan praktik-praktik pertanian yang dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, dua penyuluh pertanian menerima penghargaan, yakni Kurniawan Hendarto dan Darmin Ama Sabon.

Sementara itu, enam penerima penghargaan dari kalangan petani adalah Palinrungi, petani semangka; Daryono; Abdul Malik; Jumadi; M. Jihad Salam; serta Karim Tajang dari Brigade Pangan.

Widodo menambahkan, kegiatan Farmer Field Day tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga sarana pembelajaran bersama bagi petani, penyuluh, dan pemangku kepentingan.

Melalui kegiatan ini, peserta dapat melihat perkembangan teknologi budidaya secara langsung, bertukar pengalaman, serta memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan hasil usaha tani.

Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui DKPP terus mendorong pembangunan pertanian yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Keterlibatan petani, penyuluh, lembaga penelitian, serta berbagai mitra diharapkan mampu mempercepat penerapan teknologi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui pemberian penghargaan ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak petani berprestasi dan penyuluh berdedikasi yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku pertanian lainnya.

“Petani berprestasi, penyuluh berdedikasi, pertanian berinovasi. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama membangun kemandirian pangan dan mewujudkan pertanian Kabupaten Nunukan yang semakin maju dan berdaya saing,” tutupnya.

banner 728x90